pemilu 2009

Asas Pemilu 2009

LUBERJUDIL

ü  Langsung : rakyat sebagai pemilih mempunyai hak untuk memberikan suaranya secara langsung sesuai dengan kehendak hati nuraninya, tanpa perantara

ü  Umum : semua warga negara yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-Undang berhak mengikuti Pemilu

ü  Bebas : setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapa pun

ü  Rahasia : dalam memberikan suaranya, pemilih dijamin bahwa pilihannya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun

ü  Jujur : dalam penyelenggaraan Pemilu setiap penyelenggara, aparat pemerintah, peserta, pengawas, pemantau, pemilih dalam Pemilu harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan perundang-undangan

ü  Adil : dalam penyelenggaraan pemilu, setiap pemilih dan peserta pemilu mendapat  perlakuan yang sama, serta bebas dari kecurangan pihak manapun.

UU yang berkaitan dengan pemilu 2009

ü  Undang-Undang REPUBLIK INDONESIA No. 10 Tahun 2008 tentang PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, dan DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

ü  Undang-Undang No. 22 Tahun 2007 tentang PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM

ü  Undang-Undang No. 42 Tahun 2008 tentang  PEMILIHAN UMUM PRESIDEN dan WAKIL PRESIDEN

ü  Undang-undang No. 2 Tahun 2008 Tentang PARTAI

Tujuan Pemilu

Pemilu bertujuan untuk memilih anggota legislatif dan anggota eksekutif. Melalui pemilu, pemerintahan yang terbentuk merupakan pilihan rakyat, sehingga memiliki keabsahan. Pemerintah yang memiliki legitimasi akan merumuskan suatu program, hukum, dan kebijakan yang akan ditaati rakyat. Melalui pemilu , masyarakat juga mendapat pendidikan politik dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi.

Tujuan Pemilu 2009

Pemilu 2009 memiliki tujuan, yaitu :

ü  Melaksanakan kedaulatan rakyat

ü  Sebagai perwujudan hak azasi politik rakyat

ü  Untuk memilih wakil rakyat seperti DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota

ü  Untuk memilih langsung Presiden dan Wakil Presiden

ü  Menjamin kesinambungan pembangunan nasional

Pelaksanaan Pemilu 2009

ü  Pemilihan Umum Anggota DPR 2009

Pemilihan Umum Anggota DPR 2009 diselenggarakan untuk memilih 560 anggota DPR, dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka yang perhitungannya didasarkan pada sejumlah daerah pemilihan, dengan peserta pemilu adalah partai politik. Pemilihan umum ini adalah yang pertama kalinya dilakukan dengan penetapan calon terpilih berdasarkan perolehan suara terbanyak, bukan berdasarkan nomor urut (pemilih memilih calon anggota DPR, bukan partai politik). Pemilihan Umum Anggota DPR 2009 diikuti oleh 38 partai politik

ü  Pemilihan Umum Anggota DPD 2009

Pemilihan Umum Anggota DPD 2009 diselenggarakan untuk memilih 132 anggota DPD, dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak, dengan peserta pemilu adalah perseorangan. Jumlah kursi anggota DPD untuk setiap provinsi ditetapkan sebanyak 4 kursi, dengan daerah pemilihan adalah provinsi

ü  Pemilihan Umum Anggota DPRD 2009

Pemilihan Umum Anggota DPRD 2009 dilaksanakan dengan sistem, aturan, dan peserta yang sama dengan Pemilihan Umum Anggota DPR. Khusus untuk Provinsi  Aceh ada tambahan 6 parpol lokal yang berhak mengikuti Pemilu Anggota DPRD di provinsi tersebut, sesuai dengan UU Pemerintahan Aceh dan Nota Kesepahaman Helsinki 2005.

ü  Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2009

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2009 (biasa disingkat Pilpres 2009) diselenggarakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2009-2014 Pemungutan suara diselenggarakan pada 8 Juli 2009.

Sebelum masa pemilihan umum dimulai, sejumlah tokoh nasional telah menyatakan untuk ikut mencalonkan atau menerima pencalonan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2009-2014.

Tokoh-tokoh tersebut antara lain ialah  :

Susilo Bambang Yudhoyono dari Partai Demokrat

Muhammad Jusuf Kalla dari Partai Golkar

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dari PDIP

Mantan Presiden Abdurrahman Wahid dari PKB

Mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dari Partai Golkar

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso

Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra dari PBB

Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng dari jalur independen

dan Hamengkubuwono X dari Partai Golkar

Pada kenyataannya, sampai dengan batas akhir masa pendaftaran pada 16 Mei 2009, hanya 3 bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mendaftarkan keikutsertaannya kepada Komisi Pemilihan Umum. Ketiga pasangan calon tersebut adalah :

No. urut 1 : Megawati Soekarno Putri ( capres )

Prabowo Subianto ( cawapres )

No. urut 2 : Susilo Bambang Yudhoyono ( capres )

Boediono ( cawapres )

No. urut 3 : Muhammad Jusuf Kalla ( capres )

Wiranto ( cawapres )

Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: